BRI News

BRI Keluarkan Brizzi e-Money

JOGJA-Bank Rakyat Indonesia (BRI) meluncurkan alat pembayaran berupa kartu Brizzi e-Money sebanyak 10.000 kartu di Balaikota Jogja, minggu (16/10).

Kartu pembayaran ini bias digunakan di 275 merchant yang telah bekerja sama dengan BRI dan di targetkan hingga 2011 ini sebanyak 50.000 kartu bisa disalurkan.

Pimpinan wilayah BRI DIY, Eko wahyu andiastono mengatakan kartu ini sudah lebih dulu diluncurkan di Bandung sebelum akhirnya diluncurkan di Jogja dan nantinya akan diluncurkan pula di Malang.

Brizzi dapat digunakan untuk transksi apapun di merchant yang telah bekerja sama dengan BRI. Tak hanya itu, kartu ini juga dapat digunakan siapa saja, tidak hanya bagi nasabah BRI namun juga bagi nasabah bank lainnya.

"Kami sedang konsentrasi untuk menjalin kerjasama dengan seluruh SPBU yang ada di DIY agar memudahkan proses transaksi dengan system tapping dimana tidak kesulitan dalam kembalian atau penyediaan uang receh," ujarnya.

Untuk memperoleh kartu ini Eko menjelaskan masyarakat cukup dengan melakukan Top UP perdana minimal Rp. 50.000 dan pengisian ulang selanjutnya tidak dibatasi namun dengan maksimum saldu kartu sebesar Rp. 1 juta. Selain itu, kartu Brizzi tidak memiliki kadaluarsa dan dapat diperolehdi Kantor Cabang BRI dan kantor cabang pembantu BRI.

"Sedangkan untuk isi ulang, para pengguna Brizzi tidak perlu khawatir karena dapat diisi ulang dimanapun baik melalui merchant yang bekerjasama dengan BRI, unit kerja BRI, ATM BRI dan ATM bank lain baik menggunakan kartu debet BRI maupun kartu debet Bank lain," imbuhnya.

Kartu ini juga bisa diisi ulang melalui SMS Banking BRI dan Internet Banking BRI.

Kepala Cabang BRI Cik Di Tiro Jogja, Hendro Padmono mengatakan dengan adanya kartu Brizzi ini diharapkan masyarakat tidak perlu bertransaki menggunakan uang tunai terutama membawa uang kecil karena dengan system tapping yang digunakan perhitungan akan lebih cepat.

"Hal ini guna mewujudkan BRI Payment Budget dimana dapat menyimpan dana dari masyarakat sekaligus mempermudah transaksi pembayaran melalui electronic money atau e-Money," katanya.

Hendro menambahkan sampai saat ini memang yang utama dibidik SPBU yang kini sudah kurang lebih 35 SPBU dari 80 SPBU yang ada di DIY.